PEMELIHARAAN KOMPUTER

Posted on Updated on

download disini

Komputer, seperti halnya manusia adalah barang yang sangat sensitif dalam penggunaannya, karenanya untuk menjaga keberadaan, kegunaan, fungsi, serta manfaatnya, komputer juga memerlukan perawatan atau pemeliharaan. Perawatan atau pemeliharaan pada komputer bisa dilakukan terhadap hardware maupun softwarenya.
Pemeliharaan pada hardware komputer ditujukan supaya hardware komputer terhindar dari korosi atau karatan. Salah satu penyebab terjadinya pengkaratan pada hardware adalah debu, karenanya debu harus dihilangkan.
Penghilangan debu bisa dilakukan dengan menggunakan kompresor (penyemprot debu) ataupun dibersihkan dengan menggunakan kuas lembut secara teratur.
Pemeliharaan software pada komputer dilakukan dengan dua cara yaitu instalasi ulang dan perawatan software.
Instalasi ulang adalah cara yang paling baik dilakukan dalam perawatan komputer, tetapi instalasi ulang memerlukan waktu yang banyak dan proses yang lama, sehingga alternatifnya dengan menggunakan teknik perawatan software seperti update antivirus, defragmenter, backup data, serta undelete & restrore.

1. Update Antivirus
Antivirus adalah suatu program yang berfungsi sebagai pencegah menjangkitnya virus pada sistem yang bisa menimbulkan kerusakan yang fatal pada komputer. Antivirus bukan obat virus, melainkan hanya sebagai pencegah. Karenanya, antivirus hanya akan berfungsi dengan baik bila diinstalkan pada komputer yang belum terinfeksi virus.
Antivirus yang baik selalu bisa mendeteksi jenis virus yang ada pada program, karenanya antivirus yang baik selalu menyediakan update secara teratur. Update adalah proses penambahan program antivirus.
Antivirus yang digunakan pada praktikum kali ini adalah Antvirus jenis norton. Cara mengupdate antivirus norton:
· Double Klick antivirus pada toolbar, pilih run live update, pilih next, pilih symentic, pilih security software update, pilih next, jika mengalami crash (tubrukan) maka harus diulangi.
· Alternatif lain, Double Klick antivirus pada toolbar, pilih virus definition, pilih live update, pilih next, pilih next, tunggu, dan pilih finish, close.
· Jika update berhasil maka computer akan diminta untuk merestart.

2. Defragmenter
Defragmenter adalah salah satu program yang bisa digunakan untuk merapikan semua file yang berbentuk data (termasuk virus) berdasarkan urutan prioritasnya. Tujuan defragmenter adalah untuk mempercepat proses pada komputer, sehingga komputer bisa berjalan dengan baik.
Defragmenter bisa dilakukan dengan langkah sebagai berikut :
· Pilih Start menu, All programs, Accesories, System tool, pilih Disk defragmenter.
· setelah dialog keluar, pilih drive yang akan di defragment, misalnya drive C. Lihat free spacenya. Free space yang diijinkan untuk melakukan defragmenter minimal 15%. Jika free spacenya kurang dari 15% mungkin defragmenter bisa dilakukan tetapi prosesnya tidak akan maksimal. Sehingga hasilnya kurang memuaskan.
· Pilih Analyze, analyze bertujuan untuk melihat apakah file tersusun dalam batas wajar atau tidak. Tunggu sampai perintah muncul. Jika imbauan atau perintah yang dianjurkan adalah mendefragment, maka ikuti langkah selanjutnya. Jika tidak diperintahkan mendefragment, maka defragment tidak perlu dilakukan. Pilih Close.
· Pilih Defragment dan tunggulah. spektrum warna yang baik adalah yang susunan warnanya sama. warna merah menunjukkan bagian yang terpisah dari kesatuan, hijau file yang tetap dan tidak akan dipindahkan, biru file yang disusun, dan putih adalah free space atau tempat kosong.
· Setelah selesai pilih Close.

3. Backup Data (Penyelamatan Data)
Pada saat komputer akan diinstalasi, maka semua data yang akan terformat adalah data pada drive C, karenanya data perlu diselamatkan. Untuk menyelamatkan data pada drive C bisa dilakukan dengan memindahkan data yang dianggap penting ke drive lain yang free spacenya banyak. Untuk melakukannya, maka semua file pada drive C harus dicek satu persatu. Caranya pilih start menu, klik kanan pilih eksplore, lihat satu persatu data yang perlu diselamatkan dan dihapus pada document and setting yang terdiri dari all user, default user, dan owner. Sedangkan data aplikasi sebaiknya jangan dihapus.
Menghapus file atau data bisa dilakukan dengan menghapus permanen (permanent delete) dan mengahapus aman (safe delete). Menghapus aman adalah menghapus yang hasil hapusannya akan dibuang ke recycle bin, sehingga jika diperlukan lagi masih bisa dikembalikan ke posisi semula asalkan recycle bin belum dikosongkan (empty recycle bin). sedangkan menghapus permanen tidak bisa dikembalikan ke posisi semula jika tidak ada program khusus pengembali data tersebut.
Menghapus aman bisa dilakukan dengan cara memblok file yang akan dihapus, klik kanan pilih delete. Sedangkan menghapus permanen dilakukan dengan cara menekan tombol shift dan delete secara bersamaan.
Backup data juga bisa dilakukan dengan cara clean up, caranya dengan memilih start menu, all programs, accessories, system tools, pilih disk cleanup.
Pemindahan lokasi suatu file dari my document bisa dilakukan dengan cara pilih my document, klik kanan, pilih properties, pilih drive selain drive C, pilih ok, maka secara otomatis, file yang disimpan di my document akan berpindah ke drive yang dituju.
Menjaga keamanan suatu file bisa dilakukan dengan memasukkan file tersebut ke dalam winzip, caranya pilih file yang akan dipindahkan, klik kanan, pilih send to, pilih compressed, pilih drive-nya, pilih ok. Untuk membuka file tersebut, hapus file aslinya, pilih file yang telah di compress, klik kanan, pilih ekstrack to sampai muncul folder awal, double click pada folder tersebut.
Selain cara pertama, menjaga keamanan file juga bisa dilakukan dengan pilih file, klik kanan, pilih add to archieve, pilih advanced, pilih set password, masukkan passwordnya, pilih ok, pilih ok. Untuk membukanya, pilih file yang telah dilindungi, masukkan passwordnya, pilih ok.

4. Undelete
Pada saat file yang telah dihapus permanen ingin dikembalikan pada posisi awal, ada program khusus yang bisa mengembalikannya ke posisi awal (sebelum file dihapus). Pada pembahasan kali ini program yang dibahas hanya terdapat pada Windows Xp Essential yaitu program pembangkit undelete.
Untuk mengembalikan file yang terhapus permanen, pilih start menu, pilih all programs, pilih folder undelete plus, pilih undelete plus, jika kita mengetahui tempat awal file maka pilih drive mana yang akan dicari, misalnya drive D, lalu pilih start scan. Jika file tidak diketahui tempat awalnya, pilih drives, start scan, jika ditemukan banyak file, maka pilih filter, pilih all or part of the file name jika kita mengetahui nama file atau sebagian nama file, pilih when was in modified jika kita mengetahui kapan file tersebut dihapus, atau pilih what size is it jika kita mengetahui ukuran file yang kita delete.
Jika file sudah ditemukan, kembalikan file tersebut ke tempat asalnya. Caranya, pilih file yang akan dikembalikan, pilih start undelete, jika tidak bisa dikembalikan, pilih tanda titik tiga […], pilih drive mana yang sesuai, pilih ok. Untuk melihatnya, pilih menu start, klik kanan, pilih eksplore, pilih drivenya.

About these ads

One thought on “PEMELIHARAAN KOMPUTER

    Laporan Hasil Praktikum 4 « Erwin Harahap said:
    2 Juli 2008 pukul 6:40 am

    [...] Hamidah Suryani Lukman [...]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s